Suaralangitnews.com – Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 yang jatuh pada 17 Agustus mendatang, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai turun tangan membantu Pemerintah Desa (Pemdes) Lereng, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, mempersiapkan berbagai rangkaian kegiatan perayaan.
Kegiatan gotong royong ini berlangsung serentak di beberapa titik strategis desa dan mendapat sambutan hangat dari perangkat desa maupun warga setempat.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari tersebut meliputi pembersihan lingkungan, pemasangan atribut kemerdekaan seperti umbul-umbul dan bendera merah putih di sepanjang jalan desa, penataan lokasi yang akan digunakan untuk perlombaan tujuh belasan, hingga koordinasi teknis dengan panitia desa terkait susunan acara perayaan.
Kepala Desa Kuok, Mhd Toha, yang turut hadir meninjau langsung jalannya kegiatan, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif dan kontribusi para mahasiswa KKN. Ia menilai kehadiran mahasiswa memberikan tambahan tenaga sekaligus semangat baru bagi warga dalam mempersiapkan perayaan kemerdekaan tahun ini.
“Kami sangat menyambut baik dan berterima kasih atas bantuan adik-adik mahasiswa KKN. Kehadiran mereka sangat meringankan beban panitia desa, sekaligus mempererat kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat kita,” ujar Mhd Toha di sela-sela kegiatan.
Senada dengan itu, Koordinator Desa (Kordes) KKN, Havish Al Berkah, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja mahasiswa selama berada di Desa Lereng, sekaligus wujud nyata pengabdian kepada masyarakat sesuai tema besar Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai mahasiswa yang menjalankan program, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat desa. Momentum HUT RI ke-81 ini kami manfaatkan untuk berkontribusi langsung, agar perayaan kemerdekaan di Desa Lereng bisa berjalan meriah dan lancar,” kata Havish.
Havish menambahkan, pihaknya bersama panitia desa juga tengah menyusun rangkaian lomba tradisional yang akan melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua, sebagai bagian dari upaya menghidupkan kembali semangat kebersamaan warga.











