KAHMI Kampar Tolak Pengosongan Gedung Secara Sepihak, Minta Pemda Bertindak Bijak

Suaralangitnews.com – Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Kampar menyampaikan keberatan atas surat yang dikeluarkan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kampar Nomor: 000.3.3.2/DPMD-Aset/812 tertanggal 6 Oktober 2025, yang meminta agar gedung yang selama ini digunakan oleh HMI dan KAHMI segera dikosongkan.

Ketua Umum KAHMI Kabupaten Kampar, Abu Nazar, S.H.I, menegaskan bahwa langkah tersebut dinilai sepihak dan tidak bijak, mengingat gedung tersebut selama ini telah dirawat, dijaga, dan difungsikan secara produktif oleh kader HMI dan KAHMI.

“Gedung itu dulu tidak terawat. Kami yang membersihkan, merawat, dan menghidupkannya kembali sebagai tempat pembinaan generasi muda Islam. Bahkan, beberapa Bupati Kampar sebelumnya telah berganti dan mendukung keberadaan gedung ini, termasuk bantuan rehab dari Bupati pada masanya,” ujar Abu Nazar di Bangkinang, Senin (6/10/2025)

Menurutnya, HMI dan KAHMI selama ini telah memberikan kontribusi besar dalam bidang keumatan, kebangsaan, dan pembinaan generasi muda, sehingga keputusan DPMD yang meminta pengosongan tanpa koordinasi bersama dianggap melukai semangat kebersamaan antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah daerah.

“Kami tidak menolak penertiban aset daerah, tetapi kami menolak cara sepihak. Harusnya Pemda mengedepankan dialog, duduk bersama, mencari solusi yang adil dan berkeadilan. Gedung ini adalah saksi sejarah perjuangan HMI di Kampar,” tambahnya.

KAHMI Kampar berharap agar Pemerintah Kabupaten Kampar meninjau kembali kebijakan tersebut dan membuka ruang komunikasi dengan berbagai pihak agar penyelesaian dilakukan dengan cara musyawarah dan kekeluargaan, bukan dengan pendekatan administratif semata.

Rencananya, KAHMI Kampar juga akan mengirim surat resmi kepada Bupati Kampar untuk meminta klarifikasi dan memohon agar gedung tersebut tetap dapat difungsikan sebagaimana mestinya sebagai pusat aktivitas kaderisasi dan pembinaan pemuda Islam di Kampar.

 

Pos terkait